Seorang Guru memberikan tugas kepada anak didiknya untuk membuat sebuah daftar tentang tujuh keajaiban duniua murid mula mengerjakan tugas dari Guru tersebut, ada yang berfikir, ada yang berdiskusi dengan teman sebangkunya, dan ada yang garuk-garuk kening sedang berfikir mencari jawaban.
Ketika waktu yang ditentukan telah habis maka murid murid menyerahkan hasil tugasnya kepada sang guru, sang guru pun mulai membaca dan memeriksa tugas dari murid muridnya.
Walaupun terdapat beberapa ketidak samaan, namun rata rata murid menuliskan tujuh keajaiban dalam daftar mereka sebagai berikut:
Taj mahal di India
Tembok besar di China
Piramida di Mesir
Grand canyon
Terusan panama
Empire state building
St. peter’s basilica
Borobudur di Indonesia
Setelah memeriksa tugas dari murid muridnya, Pak Guru memperhatikan salah seorang murid perempuan yang belum menyerahkan tugasnya.
Padahal waktu telah habis dan semua temannya telah mengumpulkan tugas mereka kepada Pak Guru.
Kemudian Pak Guru mendekati murid perempuan tersebut dan bertanya:
"Apakah kamu mengalami kesulitan dalam tugas ini?"
Murid perempuan tersebut menjawab: “Ya, ada sedikit, aku tidak dapat memutuskan keajaiban mana yang harus aku tulis di daftar ini, karena begitu banyak keajaiban."
Kemudian Pak Guru berkata:
Jika demikian, bacakan kepadaku semua yang telah kau catat yang kau anggap sebagai sebuah keajaiban, mungkin dengan demikian dapat membantumu."
Murid perempuan tersebut terdiam sejenak dia ragu untuk membacakannya, namun kemudian ia membacakan daftar yang telah ia pegang, “menurutku tujuh keajaiban di dunia adalah:
1. Melihat
2. Mendengar
3. Merasakan sesuatu
4. Berkata
ia terdiam sejenak, lalu dia menambahkan:
5. Tersenyum
6. Berfikir
7. Berjalan dan berlari
Setelah murid perempuan tersebut membacakan daftarnya, Pak Guru pun terhenyak dan murid-murid yg lain diam.
Walaupun mungkin jawaban Si Anak tadi bisa saja salah, Anak tersebut telah mengajarkan kepada kita tentang suatu keajaiban yg sebenarnya.
No comments:
Post a Comment